Bolehkah memakai pakaian ketat? - Saifullah

Bolehkah memakai pakaian ketat?

Assalamualaikum. Selamat pagi sobat, apa kabar? semoga kalian semua selalu dalam keadaan sehat wal'afiat. Aamiin... Kali ini Saya akan menjelaskan salah satu hukum yang terdapat dalam islam yang wajib kita ketahui. Karena dengan mengetahui hukum-hukum yang terdapat dalam agama kita insya Allah akan menjadikan diri kita lebih dekat kepada sang Pencipta. Saya akan menjelaskan sedikit tentang pertanyaan bolehkah memakai pakaian ketat dalam islam? Langsung saja di simak ya.

Allah memerintahkan kita untuk selalu menutup aurat. Allah berfirman dalam Al-Qur’an kepada seluruh hamba-Nya:
“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik.” (QS Al-A’araf)
Dalam Islam, ada adab-adab berpakaian. Salah satu adabnya adalah pakaian harus menutup aurat dengan benar dan tidak menyerupai orang kafir.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)
Jadi kita tidak boleh berpakaian ketat. Jika terpaksa, maka harus dirangkapi dengan pakaian yang longgar seperti rok panjang atau gamis. Sehingga bentuk tubuh tidak terlihat. Rasulullah SAW bersabda:
“Suruh ia memakai baju rangkap di dalamnya karena aku khawatir Quthbiyyah itu menggambarkan bentung tulangnya” (HR. Ahmad, Abu Daud)
Setelah ini apakah kalian akan berpakaian ketat? Jawabannya tergantung kalian, yang terpenting saya sudah memberikan gambaran tentang hukum berpakaian dalam islam. Semoga kita semua mendapat hidayah dari-Nya. Aamiin.
Reactions:
SHARE:

Jangan lupa berkomentar ya

Centang "Beri tahu saya" supaya ada pemberitahuan melalui email saat kami membalas komentar kamu.

 
Template By Saifullah
Back To Top