Keras Kepala - Saifullah

Keras Kepala

Parjo: "Udah to dik jangan nangis lagi"
Surti : "Kamu itu laki-laki mas, seharusnya mengalah sama perempuan !"
Parjo : "Lho kok begitu? Ini bukan masalah mau mengalah atau tidak dik, ini masalah prinsip, aku sudah bilang kalau aku ga suka dan kamu sebagai perempuan seharusnya nurut sama laki-laki !"

Surti : "Selalu saja seperti ini, hati ini rasanya sakit mas, dari dulu mas tidak pernah mau ngerti apa yang Surti mau !"

Parjo : "Kenapa sikapmu selalu seperti ini ? coba pikirkan lagi dik, demi kita"

Surti : "Ga mau, pokoknya Surti ga mau, titik !"
Parjo : "Ayolah dik sekali ini saja, tidak bisakah kamu menghormati keputusanku?
Surti : " Surti ga mau mas, Surti ga suka, apa mas suka melihat Surti sedih? Mas ga sayang ya sama Surti?
Parjo : "Ya ampun... aku sayang sama kamu dik, berapa kali lagi aku harus bilang?. Sudah to dik sekali ini saja.. Ya...?"
Surti : "Ga mau ! Surti tetap ga mau !"
Parjo : " Begitu keras kepalanya kamu, Surti"
Surti : "Biar mas biar, kamupun sama !"
Penjual : "Sudah cukuuup !!!, sebenarnya mas sama mbak ini tahu buletnya mau rasa apa?? Udah pesannya cuman seporsi, yang satu minta pedes yang satu minta asin, saya jadi bingung nungguin kalian berembuk ga kelar-kelar, antrinya banyak tuh lihat !!
Parjo: " Saya maunya asin"
Surti : "Pokoknya pedes aja bang"
Penjual : " Hadeeeh"
by: EYP
Reactions:
SHARE:

Jangan lupa berkomentar ya

Centang "Beri tahu saya" supaya ada pemberitahuan melalui email saat kami membalas komentar kamu.

 
Template By Saifullah
Back To Top